Kekerasan!

Filed under: others — adessweet at 1:17 am on Sunday, June 15, 2008

Aaaagh.
Nonton Tv bikin perasaan jadi ga enak. campur aduk.
Sebagian dari kalian pasti sudah tau donk? tentang video berisi kekerasan yang dilakukan oleh para siswi kelas 1 SMA yang menamakan diri sebagai ‘Genk Nero’ yang berarti Neko-Neko di Keroyok. Setelah pelaku ditanya, konon Genk ini dibentuk sejak mereka masih di SD. Di video itu terlihat seorang anak perempuan dengan posisi ‘hormat’ di tampar berkali-kali secara bergantian oleh (kalau tidak salah) 2 remaja perempuan. Bisa dibayangkan gak sih gimana rasanya? saya aja sampe gerammmm )=(
Orang tua korban yang tidak terima akan perlakuan yang diterima oleh anaknya ini melaporkan para penganiaya tersebut ke polisi. Kemudian beberapa remaja wanita sekitar tempat tinggal tersebut terkesan tidak banyak bicara saat ditanya tentang ’sepak terjang’ Genk tersebut. Takutkah mereka?

Nah, belum lagi dingin berita yang menghebohkan ini, muncul lagi kiriman video yang memperlihatkan adegan kekerasan, yang lagi-lagi dilakukan oleh segerombolan anak perempuan. Belum diketahui apakah ada hubungannya dengan Genk Nero atau tidak. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang perempuan yang melakukan sedikit perlawanan (tentu saja tidak banyak berguna mengingat pengeroyoknya ada lebih dari 2), namun si gadis ini lebih banyak menerima pukulan dan tendangan yang mendarat.
Wah, ada apa sih sebenarnya?
Sedang adu kemampuan bela diri atau apa nih?
Kok keroyokan sih? TAKUT ya kalau satu lawan satu?
Memang orang yang bernyali KECIL acap kali bersembunyi dalam suatu grup atau kumpulang orang-orang. Dipikirnya dengan begitu dia jadi kuat? jawabannya NOL
*Ups…saya jadi panas ~_~ bukan ini tujuannya*

Nah kembali ke masalah kekerasan, terutama dikalangan pelajar. Nah barusan aja ada kata ‘Pelajar’, sadar gak sih apa arti pelajar disitu? Apakah tugas para pelajar itu? dan apa yang diharapkan dari Si Pelajar?
Saya rasa semua orang tahu jawabannya, baik orang yang pernah sekolah atau tidak. Tapi mungkin aja sih ya, ada sebagian orang yang Bodoh, dimana mereka tidak tahu dan tidak bisa memaknai hidup dengan baik. Saya katakan BODOH karena Nenek2 dari jaman dulu aja ngerti Kalau yang namanya Pelajar itu diharapkan untuk bisa lebih baik, terdidik. Nah "Klo bukan pelajar boleh donk ugal2an?" trus gmn donk ama non-pelajar tapi bersikap baik? Malu ga? Orang2 diluar sekolah pun setiap hari dalam hidupnya itu belajar. Gimana sih hidup bermasyarakat, ga menyusahkan apalagi meresahkan orang lain. Masa yang belajar disekolah aja otaknya ga dipake buat mikir kesana?

Tapi, gak bisa juga sih ya menyalahkan para anggota Genk atau para penganiaya ini. Ini merupakan hasil ‘didikan’ dari banyak faktor. Yaitu keluarga, Sekolah dan masyarakat. bagaimana nih keluarganya? masa ga nyadar kalau anaknya melakukan penganiayaan terhadap orang lain? gimana didikannya? kemunginan dimata keluarga si Anak bersikap baik, bisa juga Keluarganya tidak perduli anaknya mau ngapain, mungkin juga Keluarga sudah menasehati tapi si anak ngeyel, atau jangan-jangan dikeluarganya sendiri sudah biasa dengan kekerasan?
Nah ini wajib mendapat perhatian masyarakat luas loh, karena ini terjadi disekitar kita. Yang ketahuan dan tersebar ke publik emang baru 2 kasus ini, tapi bagaimana dengan yang tersembunyi? Bisa-bisa melampaui batas.

Lalu masalah Genk dalam lingkup pelajar. Menurut saya, Genk ini biasanya berawal dari pertemanan sekelompok orang. Di sekolah-sekolah emang sudah lazim kok yang namanya Genk itu. Terutama jaman-jaman nya SD-SMA. Dan pernah gak kalian mendapati seseorang yang ‘dilabrak’ (atau mungkin kalian termasuk yang menjadi korban, atau bahkan pelaku). Biasanya ini muncul karena ketidak-senangan terhadap seseorang yang mungkin sombong, belagu, rese, atau bahkan gak ada alasannya (ini biasanya Iri). Dan sering juga senior yang melabrak junior, alasannya bisa aja sama dengan yg saya sebutkan sebelumnya. Bagi yang punya otak dan bisa berpikir,
"Perlukah ini?".
Kenapa -sebagai manusia yang memiliki mulut dan dapat berbahasa apalagi berpendidikan- tidak berbicara dengan kata-kata yang sopan? ngapain sekolah toh klo gitu? Labrak-melabrak ini sendiri dapat mengakibatkan trauma pada si korban dan tentunya juga dendam.
Nah sekarang saya tunggu ah perkembangan kasusnya…apa sanksi yang akan diterima oleh gadis2 kecil tersebut? ancamannya maksimal 5 tahun penjara lho…mudah2 an apapun hasilnya mereka jera (asal jangan balas dendam aja ya karena dilaporin), dan semoga ini jg jadi pelajaran buat orang lain. Orang lain pastinya gak mau disakiti atau dianiaya, apalagi diri sendiri donk? kecuali kalau situ SM :D

Peribahasa buat kalian
- Anjing menggonggong, Kafilah tetap berlalu
- Sirik tanda tak mampu
- Tong kosong nyaring bunyinya
- Siapa yang menanam, dia yang menuai

-peace-
15:17



1 Comment »

36

   Doti

June 20, 2008 @ 9:37 am

es cendol nya diminum dulu dek, byar cespleng

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.